Keluaran (Output) :
Intensitas Pertemuan: Terlaksananya kelas mengaji rutin sebanyak 3 kali dalam sepekan di 6-7 titik lokasi di Kota Bontang.
Cakupan Peserta: Terdaftarnya peserta dari berbagai rentang usia (anak-anak hingga dewasa) yang mengikuti pembelajaran metode Asy Syaamily.
Pemberdayaan SDM: Terbukanya lapangan pengabdian bagi puluhan guru ngaji yang telah dibekali standar pengajaran BQA.
Modul Pembelajaran: Tersedianya perangkat ajar metode Asy Syaamily yang membantu memudahkan pemahaman huruf Arab.
Hasil (Outcome) :
Literasi Al-Qur'an: Peserta yang sebelumnya buta huruf Arab menjadi mampu mengenali huruf dan membaca Al-Qur'an dengan lancar.
Kualitas Bacaan (Tahsin): Meningkatnya kualitas makhraj (tempat keluarnya huruf) dan tajwid peserta yang sedang menyempurnakan bacaannya.
Kemudahan Belajar: Efektivitas penggunaan metode Asy Syaamily dalam mempercepat durasi belajar peserta dibandingkan metode konvensional.
Kesejahteraan Guru: Meningkatnya kapasitas finansial dan profesionalisme puluhan guru ngaji melalui sistem pemberdayaan program.
Syiar Dakwah: Asy syaamily adalah metode belajar Al Qur'an satunya yang berasal dari Kota Bontang maka program ini akan menjadi salah satu channel untuk meluaskan manfaat dari salah satu keunggulan produk dakwah dari Kota Bontang.
Manfaat (Benefit) :
Peningkatan Keimanan: Timbulnya rasa cinta terhadap Al-Qur'an dan peningkatan spiritualitas pribadi karena mampu berinteraksi langsung dengan kitab suci.
Kepercayaan Diri: Meningkatnya kepercayaan diri peserta (khususnya dewasa) dalam mengikuti kegiatan keagamaan di masyarakat maupun pribadi (seperti pengajian atau di keluarga).
Kemandirian Guru: Guru ngaji merasa lebih dihargai secara profesi dan memiliki komunitas untuk saling berbagi ilmu pengajaran.
Dampak (Impact) program bagi mustahik :
Pemberantasan Buta Aksara Al-Qur'an: Berkontribusi signifikan pada penurunan angka buta aksara Al-Qur'an di Kota Bontang secara sistematis.
Terbentuknya Ekosistem Qur'ani: Terwujudnya lingkungan masyarakat yang religius dan menjadikan Al-Qur'an sebagai napas kehidupan sehari-hari (Bontang Kota Mengaji).
Keberlanjutan Dakwah: Adanya rekrutmen pengajar dan pembaca Al-Qur'an yang berkualitas untuk memakmurkan masjid-masjid di berbagai titik wilayah.